Minggu, 18 November 2012

Artikel Kimia


Apa sih 
UNSUR” itu ??





Unsur kimia ada 4 : tanah , air, udara dan api. 

Hahaha. Itu mah film avatar. Jaman dulu orang tidak tahu kimia, jadi mereka asal tebak aja unsur-unsur yang menyusun alam ini apa saja. Emang masuk akal sih, tapi sains itu lebih dari sekedar masuk akal loh. Dia juga harus dibuktikan secara ilmiah. Tanah, kalau dibelah-belah semakin kecil, ternyata tersusun dari banyak sekali jenis atom. Gimana mau disebut unsur kalau dia tersusun dari unsur-unsur yang lainnya. Sekarang kita tau kalau tanah itu cuma campuran saja. Hal yang sama juga berlaku pada udara. Udara adalah campuran. Air itu senyawa karena walau kita belah-belah, ia ternyata tersusun dari molekul dengan dua atom, hidrogen dan oksigen. Api beda lagi, dia itu peristiwa. Sesuatu yang ga tetap. Api adalah reaksi kimia yang sedang berlangsung dimana karbon sedang direaksikan dengan oksigen, dan menghasilkan karbon dioksida. Lihat saja api, goyang-goyang ga jelas gitu. Kalau di beri udara, api semakin besar, karena udara mengandung unsur oksigen, bahan bakar yang memakan karbon. Begitu juga kalau kita masukkan zat yang tersusun dari karbon, kertas misalnya, kedalam api. Ia juga makin besar. Ini karena karbon juga unsur yang menjadi bahan dasar reaksi pembakaran selain oksigen tadi. Nah, hasilnya adalah asap, itulah karbon dioksida, hasil reaksi antara karbon dan oksigen tadi.

Oke sekarang uda jelas kalau unsur di alam bukan api, air, tanah dan udara. Sekarang apa saja unsur yang sesungguhnya?

Unsur kimia adalah satu dari 118 jenis zat yang diketahui sekarang , yang menyusun semua materi di atas level atom (unit terkecil dari setiap unsur). Artinya, ada 118 unsur. Woaaa, jauh banget dari cuma empat.

Atom punya nuklir (inti). Nah, Semua atom dari unsur yang sama, itu identik dalam muatan nuklirnya (jumlah proton) dan jumlah elektron, namun massanya (berat atom) nya saja yang berbeda bila mereka memiliki jumlah neutron yang berbeda. Ini disebut isotop.

Jadi, kalau satu atom punya 3 elektron, 3 proton dan 3 neutron, isotopnya bisa punya 3 elektron, 3 proton tapi 4 neutron. Atomnya sama, tapi neutronnya lebih banyak.

Masing-masing unsur punya nama yang dilambangkan dengan satu atau dua huruf. Kalau unsur-unsur di kombinasikan, hasilnya adalah segala macam senyawa. Ini yang membuat kimia menarik.

Semua unsur dengan nomor atom yang lebih besar dari 83 (bismuth) dan beberapa isotop dari unsur yang lebih ringan, bersifat tidak stabil. Ia terlalu berat sehingga cenderung runtuh. Dan peristiwa keruntuhan unsur ini menghasilkan radiasi sehingga unsur ini disebut unsur radioaktif.

Unsur trans uranium, yaitu unsur yang nomor atomnya lebih besar dari 92 (uranium) sedemikian beratnya hingga tidak ditemukan di alam. Ia hanya bisa di buat di lab lewat pengeboman unsur lain dengan neutron atau partikel lain. Artinya memaksa mereka untuk menambah berat badannya (woooa, jahat !) sehingga mereka menjadi atom yang gemuk. Pengeboman ini mulai di lakukan di dalam berbagai laboratorium kimia canggih sejak tahun 1940, dan hasilnya jumlah unsur kimia yang kita ketahui sekarang sudah mencapai 118. Bayangkan, dari 92 manusia mampu memacu berat badan atom mencapai 118.

Unsur yang paling banyak di alam semesta apa? coba tebak. Tentu saja, yang paling kecil yaitu unsur dengan berat atom 1. Hidrogen. Ya bisa sih kalau unsur terbanyak di alam semesta adalah berat atom 2, alias helium. Tapi itu berarti alam semesta kita sudah saaaangaat tua. Hidrogen udah langka karena berat badannya bertambah menjadi unsur lainnya.

Alam semesta sebagian besar ruang kosong, jadi atom ringan bisa memenuhinya. Tapi di bumi kita, hidrogen terlalu ringan. Akibatnya, unsur yang paling banyak di bumi adalah unsur yang sedikit lebih berat. Di kerak bumi kita, alias tanah yang kita pijak, unsur terbanyak adalah oksigen, yang memuat 46.6%. Lalu silikon, yang menyusun pasir dan remah-remah di sekitar kamu, memakan 27.7% kerak bumi. Sisanya aluminum, 8.13%; dan besi, 5%.

Wait, bagaimana dengan mahluk hidup? Mahluk hidup sebagian besar tubuhnya adalah karbon, tapi mahluk hidup bukan bagian dari kerak bumi loh.

Kalau air? Kan kalau kita menggali tanah keluar air tuh. Yup, air itu senyawa yang memuat Hidrogen dan Oksigen. Nah, oksigen udah disebutin kan. Hidrogennya kecil banget jadi persennya gak keren-keren amat.

Sekarang bentuk-bentuk unsur. Bentuk-bentuk unsur ada padat, cair dan gas. Oksigen itu gas, Cuma kalau dia bersenyawa dengan hidrogen menjadi air, ia baru berbentuk cair. Tapi yang kita omongin adalah unsur bukan senyawa loh.

Ada sebelas unsur kimia yang secara normal berbentuk gas (Hidrogen, Nitrogen, Oksigen, Flor, Klor, dan enam gas mulia). Dikatakan secara normal, maksudnya dalam hidup kita sehari-hari. Kalau di lab sih, ilmuan bisa saja menjadikan hidrogen berbentuk cair.

Unsur kimia yang berbentuk cair saat normal hanya ada dua! Yaitu brom dan air raksa. Kadang juga cesium dan gallium dapat dipandang cairan pada saat normal, karena dua unsur ini mencair tepat pada suhu normal.

Dan unsur lainnya, sisanya itu loh, padat semua.

Oke, sekarang kita sudah belajar apa itu unsur.
Semoga bermanfaat ya ^_^

Tips


Ingin Energi PC dan Laptop Anda Hemat ??




Tentunya  anda merasa pembayaran listrik bengkak gara-gara penggunaan computer atau laptop setiap hari? Apalagi sekarang ini listrik menggunakan pulsa, Tentunya kita harus lebih hemat sehemat mungkin agar pulsa listrik kita tidak cepet habis. Nah untuk mengatasi hal tersebut, berikut beberapa tips cara menghemat energi pada computer dan laptop.

1. Atur Pencahayaan dan Kontras Monitor

Mungkin bagi orang yang awam atau pemula dalam menggunakan komputer, mereka jarang sekali memperhatikan pengaturan monitor mereka. Yang dimaksud dalam hal ini adalah tingkat pencahayaan dan kontras yang diatur terlalu tinggi akan bisa menghabiskan banyak energi. Maka untuk itu anda harus bisa mengatur pencahayaan dan kontras tersebut, untuk mengatur pencahayaan dan kontras monitor tersebut gunakan tombol yang berada di bawah monitor.

2. Matikan Monitor

Tips yang ke-dua adalah dengan mematikan monitor, terutama monitor yang jenisnya adalah jenis CRT (Cathode Ray Tubel), karena monitor jenis tersebut lebih banyak mengkonsumsi tenaga listrik. Jadi, jika anda ingin meninggalkan PC tersebut dalam waktu yang lama, sebaiknya matikan monitor anda.
Anda juga dapat menyetting Windows agar secara otomatis langsung mati dalam beberapa waktu tertentu, itu bisa dilakukan dengan cara, klik “Control Panel-Options”. Dalam “Power Options Properties” klik tab “Power Schemes”. Lalu klik tanda panah di bagian “Power Schemes” lalu pilih “Home/Office desk”. Lalu pilih waktu yang diinginkan pada “Turn Off Monitor” dan klik “Apply” dan “OK”.

3. Matikan Harddisk

Meskipun kita tidak sedang melakukan apa pun pada komputer kita, tapi data anda akan selalu dibaca dari hard disk (oleh sistem operasi dan beberapa aplikasi). Karena alasan ini, hard disk hard disk akan terus menerus berputar dan tentu saja ini akan menghabiskan energi. Jika anda ingin meninggalkan PC anda dalam waktu yang lama, maka sebaiknya matikan hard disk PC anda. Pada “Power Options Properties” lalu klik tab “Power Schmes”. Klik tanda panah di bagian “Power Schemes” dan pilih “Home/Off desk”. Kemudian klik “Turn off hard disk” dan pilih waktunya. Lalu klik “Apply” dan “Ok”.

4. Matikan Peralatan lainnya

Matikanlah peralatan lainnya seperti, speaker, modem eksternal, scanner, Zip drive dan printer. Karena peralatan itu sangat menghabiskan banyak energi. Seringkali orang meninggalkan peralatan tersebut dalam keadaan aktif, bahkan saat kita sedang keluar dalam waktu yang lama.

5. Mode Hibernate

Mode hibernate ini adalah fasilitas untuk melakukan shut down, tapi tidak menutup atau mematikan aplikasi yang sedang kita buka tadi. Hal ini dapat dilakukan dengan cara Mode “Hibernate”. Dengan mode ini, isi memory utama (RAM) akan tersimpan dalam hard disk. Cara melakukan mode hibernate adalah sebagai berikut, pada “Power Options” kliklah tab “Hibernate”. Lalu klik kotak dekat “Enable Hibernation”. Klik juga pada tab “Advanced”. Dalam bagian “When I Press the power button” lalu klik tanda panahnya kemudian klik “Hibernate”. Klik “Apply” dan “Ok”. Setelah itu tekan tombol “Power” pada komputer anda. Mode hibernate sudah berfungsi, tekan tombol “Power” sekali lagi, komputer anda akan menyala dan akan otomatis membuka aplikasi yang telah anda buka tadi.

6. Mode Standby

Agar bisa menghemat energi, sebaiknya pengaturan monitor dan hard disk berada di bagian yang paling rendah pada mode standby. Jika anda ingin meninggalkan PC sebentar, sebaiknya aktifkan mode standby. Namun yang harus anda ketahui adalah, saat mode standby aktif data-data yang belum anda simpan dapat rusak atau hilang kalau PC anda mengalami kerusakan. Sebaiknya simpan dahulu data atau dokumen anda sebelum anda mengaktifkan mode standby ini. Mode standby dapat dilakukan dengan cara, klik “Start-Turn Off computer” lalu klik “Stanby”.

7. Gunakanlah UPS

Gunakanlah selalu alat UPS, karena alat ini bisa membantu penyelamatan data atau shut down saat terjadi mati listrik. Untuk mengatur peralatan UPS dan mengkonfigurasikan alat tersebut “Power Option Properties” lalu pilih tab UPS. Bagian status dalam tab UPS menampilkan perkiraan jumlah menit yang dapat didukung UPS terhadap PC anda. Sebenarnya banyak cara untuk mengkonfigurasikan UPS, namun hal ini tergantung dari model dan kapasitas UPS yang digunakan.

8. Baterai Laptop

Jika anda men-charge baterai laptop, pastikan proses charge-nya selesai. Karena proses charge yang dilakukan setengah-setengah lalu dilanjutkan kembali, itu malah akan menghabiskan banyak energi. Jika anda ingin berpergian, sebaiknya bawa selalu baterai tambaha. Untuk menghemat pemakaian baterai. Anda bisa memanfaatkan feature Hibernate/Suspended atau gunakan soket listrik yang dihubungkan ke stopkontak.

9. Port USB

Jika saat anda menggunaka laptop dan saat itu anda memasukkan salah satu ke port USB di laptop, sebaiknya kalau sudah selesai langsung dilepaskan saja. Karena peralatan yang masih tertancap di port USB, itu juga dapat menghabiskan tenaga pada PC atau laptop anda. Sebaiknya lepaskan alat tersebut bila pemakainnya dirasa sudah cukup.

10. Skema Pemakaian Energi Laptop

Biasanya produsen-produsen laptop juga menyertakan feature dan software power management. Software ini sangat berguna sekali bagi para konsumen laptop, karena software ini mampu mengatur pemakaian baterai dan daya listrik yang sedang digunakan. Di software ini ada beberapa pilihan yang dapat digunakan untuk mengetahui beban hard disk dan energi lain yang sedang digunakan oleh laptop. Di antaranya mengetahui kecepatan prosessor atau pencahayaan monitor yang tepat untuk dapat menghemat baterai. Software ini sekaligus dapat menjadi pengawas bagi kita dalam menggunakan laptop.


Semoga Bermanfaat . . .
Selamat Mencoba  ^_^