"Ketika TUHAN mengambil seseorang yang kau cintai, maka TUHAN
akan menggantinya dengan seseorang baru yang suatu saat akan lebih"
Perpisahan
itu selalu hadir disaat kita belum siap kehilangan seseorang. Saat kita
masih sangat mencintai seseorang. Dan, saat kita masih membutuhkan
orang itu dalam banyak hal. Kenyataan terburuk yang harus kita terima
adalah orang yang kita cintai itu akan hilang, untuk sementara atau
mungkin selamanya.
Pernahkah terpikir dalam benak
kalian? Bahwa perpisahan adalah akibat dari sebuah pertemuan. Pertemuan
yang terencana, yang telah disiapkan oleh Tuhan agar kita bertemu dengan
seorang mahluk ciptaanNYA. Setiap pertemuan pasti
menghasilkan rasa. Entah rasa tertarik, rasa benci, rasa mencintai, rasa
ingin melindungi, termasuk rasa takut kehilangan. Kenyataan terburuk yang harus kita ketahui dari sebuah pertemuan adalah sesuatu yang tak kita duga, bahwapertemuan
sebenarnya adalah kata selamat tinggal yang belum terucapkan.
Terkadang, mereka yang memutuskan untuk saling pisah adalah mereka yang
masih saling jatuh cinta.
Perpisahan
pasti dialami oleh setiap orang. Entah saya, kamu, kita, dan mereka.
Saya pernah mengalami perpisahan dengan seseorang atau banyak orang yang
saya cintai, kalian pun juga pasti pernah merasakan hal yang sama. Ketika
perpisahan membuat suatu pribadi jatuh di titik terlemahnya, ketika
perpisahan menjadikan seseorang tak mampu lagi untuk berdiri, hanya ada
satu kata yang ingin kita ucapkan kepada dia yang telah pergi yaitu
"KEMBALILAH!"
Yang belum pernah terpikirkan dari suatu perpisahan adalah akan ada sebuah pertemuan lagi yang akan menyadarkan kita, bahwa kehilangan adalah tanda kita segera menemukan.
Menemukan hal baru yang belum pernah kita temukan. Bertemu dengan
seseorang yang belum pernah kita temui. Berkenalan dengan suatu pribadi
yang belum pernah kita ketahui sebelumnya. Di luar sana, perpisahan
didefinisikan dalam berbagai hal. Ada yang mendefinisikan bahwa
perpisahan adalah akhir hidup dan ada juga yang mendefinisikan bahwa
perpisahan adalah awal perjumpaan. Bagaimana dengan kalian? Apakah
perpisahan masih menjadi alasan kita untuk menangis semalaman? Apakah
perpisahan masih menjadi alasan kita untuk menutup diri dan menutup hati
dari orang-orang baru yang berusaha masuk dalam hidup kita?
Bagaimanapun jawaban kalian, ketahuilah perpisahan itu sama seperti aksi reaksi. Terjadi lalu menyebabkan akibat. Perpisahan adalah bagian dari rencana Tuhan untuk membuat kita lebih dewasa.
Percayalah, Tuhan melihat kita dari jarak yang tidak kita ketahui,
dalam tanganNYA, DIA telah merancang rencana khusus untuk saya dan anda.
DIA itu Maha Adil. Ketika DIA mengambil "emas" yang kita
miliki, maka DIA akan menggantinya dengan "berlian". "Ketika DIA
mengambil seseorang yang kau cintai, maka DIA akan menggantinya dengan
seseorang baru yang suatu saat akan lebih kau cinta."
Jumat, 28 September 2012
Ku ingin Mencintaimu Karena ALLAH
Aku ingin mencintaimu karena ramah hatimu
memberi kehangatan dalam setiap sapaanmu
tapi kemudian aku bertanya
Apabila keramahan itu tertutup kabut prasangka
seberapa mampu cintaku memendam praduga?
Aku ingin mencintaimu karena pengertian yang engkau berikan
menumbuhkan ketenangan karena kepercayaan yang kau tanam
tapi kemudian aku bertanya
Kelak pengertian itu tertelan oleh ego sesaat
seberapa ku mampu mengerti cinta ini?
Aku ingin mencintaimu karena luasnya danau kesabaranmu
menambah dalamnya rasa cinta semakin ku mengenalmu
tapi kemudian aku bertanya
Mungkin kesabaran itu mencapai batas, membendung kesalahanku
seberapa besar cinta mampu memaafkan?
Aku ingin mencintaimu karena kau yang telah kupilih
sebagai cinta yang kupegang sepanjang hayat
tapi kemudian aku bertanya
Ketika hati ini tergoncang
seberapa mantap cinta ini tuk tetap setia?
Andai sejuta alasan tak cukup
untuk membuat cinta ini tetap bersama dirimu
maka biar ku pinta satu alasan tuk menjaga cintaku
Aku ingin mencintaimu karena ALLAH
karena Dia kan selalu ada tuk menjaga
maka cintaku kan tetap utuh dan setia
hingga kelak, ku tak mampu lagi mencintaimu
memberi kehangatan dalam setiap sapaanmu
tapi kemudian aku bertanya
Apabila keramahan itu tertutup kabut prasangka
seberapa mampu cintaku memendam praduga?
Aku ingin mencintaimu karena pengertian yang engkau berikan
menumbuhkan ketenangan karena kepercayaan yang kau tanam
tapi kemudian aku bertanya
Kelak pengertian itu tertelan oleh ego sesaat
seberapa ku mampu mengerti cinta ini?
Aku ingin mencintaimu karena luasnya danau kesabaranmu
menambah dalamnya rasa cinta semakin ku mengenalmu
tapi kemudian aku bertanya
Mungkin kesabaran itu mencapai batas, membendung kesalahanku
seberapa besar cinta mampu memaafkan?
Aku ingin mencintaimu karena kau yang telah kupilih
sebagai cinta yang kupegang sepanjang hayat
tapi kemudian aku bertanya
Ketika hati ini tergoncang
seberapa mantap cinta ini tuk tetap setia?
Andai sejuta alasan tak cukup
untuk membuat cinta ini tetap bersama dirimu
maka biar ku pinta satu alasan tuk menjaga cintaku
Aku ingin mencintaimu karena ALLAH
karena Dia kan selalu ada tuk menjaga
maka cintaku kan tetap utuh dan setia
hingga kelak, ku tak mampu lagi mencintaimu
Langganan:
Komentar (Atom)